Menghubungkan Dua Komputer dengan Kabel LAN (Crossover UTP)

Setelah mengerti Keuntungan menggunakan Kabel LAN (Crossover UTP), pada postingan kali ini HDku akan berbagi pengalaman bagaimana menghubungkan dua komputer dengan Kabel LAN (Crossover UTP).

Langkah-langkahnya sebagai berikut.

Sambungkan dua komputer dengan menggunakan Kabel LAN (Crossover UTP).
Hubungkan port yang ada di belakang komputer (atau biasanya di samping pada laptop)

Port LAN.

Kemudian kita beralih ke komputer.
Lakukan pengaturan seperti berikut.

Atur IP Address yang ada di Control Panel - Network and Internet - Network and Sharing Center. Di sini biasanya ada sebuah koneksi yang bernama "Ethernet". Klik saja, kemudian Properties.


Scroll ke bawah, cari Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4), kemudian klik Properties.


Klik use the following IP address. Isikan misalnya IP Address: 192.168.1.1, Subnet mask: 255.255.255.0 yang lain biarkan saja. Klik OK.


Lakukan langkah kedua pada komputer yang satu lagi. Bedanya ada pada IP Address. IP Address isi dengan 192.168.1.x. x bisa diganti dengan angka selain 1. Karena 1 sudah dipakai oleh komputer pertama tadi. Jika ada tanda seperti di bawah ini, maka kamu berhasil menyambungkan dua komputer dengan Kabel LAN (Crossover UTP).


Untuk mempermudah, kedua komputer tadi jangan memakai kata sandi (password-red). Sebenarnya boleh ada kata sandi, tapi ketika terhubung dan akan melangsungkan pertukaran file, biasanya dimintai kata sandi.

Atur juga permintaan kata sandi menjadi off di Control Panel - Network and Internet - Network and Sharing Center, pada pojok kiri atas, klik Change advanced sharing settings. Klik tanda panah di sebelah kanan tulisan All Networks. Kemudian scroll ke bawah, pilih Turn off password protection sharing. Klik Save changes. Lakukan pengaturan ini pada kedua komputer. 

Langkah terakhir hanya tinggal share data (folder).
Untuk langkah-langkah share, akan dibahas pada postingan berikutnya.
Semoga bermanfaat!

Saya menyebutnya, Kabel LAN (Crossover UTP)




Kapasitas penyimpanan eksternal -seperti flashdisk dan hardisk eksternal- sekarang ini lebih bisa memenuhi kebutuhan pemiliknya. Kapasitasnya yang besar memudahkan pemindahan data dari satu komputer ke komputer lain. Dengan harganya yang menurut HDku masih menengah ke atas, membuat HDku memilih alternatif lain. Kabel LAN (Crossover UTP)!

Kabel LAN yang harganya masih terjangkau (sekitar 10-20 ribu) bisa menjadi alternatif termurah untuk mempermudah pemindahan data dari satu komputer ke komputer lain. Biasanya tersedia di toko-toko aksesoris komputer, jadi mudah didapat. Selain itu, ada beberapa kelebihan lain menggunakan Kabel LAN  (Crossover UTP) ini.
  1. Pemindahan data lebih cepat dibandingkan dengan flashdisk.
  2. Penggunaannya yang praktis, dibandingkan flashdisk ataupun hardisk eksternal. Bayangkan saja, ketika kita menyalin (copy-red) data berkapasitas besar jika dengan flashdisk ataupun hardisk eksternal akan membutuhkan proses copy-paste dua kali. Copy-paste ke flashdisk/hardisk eksternal, kemudian diteruskan dengan Copy-paste dari flashdisk/hardisk eksternal. Ribet, kan? Beda ceritanya kalau menggunakan Kabel LAN (Crossover UTP). Proses copy-paste hanya dilakukan SEKALI!
  3. Tidak ada batasan berapa ukuran data yang dikirim, asal hardisk yang mau ngopy muat. :D
Selain tiga hal di atas, dengan Kabel LAN (Crossover UTP) HDku juga bisa nge-game dengan teman (game multiplayer-red).

Nah, bagaimana prinsip kerjanya?
Prinsip kerjanya yaitu menyambungkan dua komputer atau lebih dengan menggunakan Kabel LAN (Crossover UTP).
Jika dibahasakan menjadi langkah sistematis, kira-kira begini:
  1. Sambungkan kedua komputer.
  2. Atur IP Address pada kedua komputer.
  3. Atur agar tidak perlu menggunakan password (Pilihan).
  4. Share data (folder) yang mau disalin.
  5. Akses data dari "Network" yang ada di File/Windows Explorer.
Untuk pengaturan IP Address dan Share data (folder) akan dibahas pada postingan berikutnya.

Semoga bermanfaat!

Tips: Mencegah Kelambanan Komputer

Semakin banyak pengguna Windows. Dan kebanyakan pengguna tidak begitu tahu tentang virus, malware, atau 'pengganggu' sejenisnya dan seluk beluk Windows -yang terkenal dengan rentan terserang virus. Virus penyerang Windows yang semakin bertebaran banyak yang menyerang registry, sehingga kinerja PC -yang terinstal windows- semakin lamban.

HDku beberapa tahun belakangan ini memilih Microsoft Security Essentials pada Windows 7 atau Windows Defender pada Windows 8 dan 8.1 sebagai perisai dan pedang untuk mengatasi serangan virus. Dengan sedikit perubahan pada pengaturan di bawah ini, akan menambah tingkat keamanan.

Settings - Advanced - Beri tanda centang pada Scan removable drives 


Selain itu, rasanya perlu membagikan tips tentang pengalaman HDku ketika merasakan kenyamanan ber-komputer ria tanpa diganggu oleh virus dan penurunan kecepatan kinerja komputer.

Ketika ada flashdisk tertancap, dan terdeteksi virus, usahakan untuk membuka file atau folder tidak dengan double click. Beberapa cara lain untuk membukanya: Klik file atau folder yang akan dibuka, lalu tekan Enter; Klik file atau folder yang akan dibuka, kemudian klik kanan, pilih open. Dengan demikian, penyebaran virus dapat dicegah.

Install software registry cleaner. Banyak yang menyediakannya secara gratis. Seperti: Eusing Free Registry CleanerWise Registry Cleaner Free, atau yang familier yaitu CCleaner, Baidu PC Faster.

Demikian beberapa tips dari HDku yang didapat dari pengalaman.

Semoga bermanfaat!

Mengatasi Situs tidak bisa diakses Google Chrome

Pernahkah kamu mencoba mengakses suatu situs dengan Google Chrome dan hanya kedip yang kamu dapati?

Mungkin ini masalahnya!



Ini terjadi karena koneksi internet yang kamu pakai mendeteksi bahwa website/situs tersebut belum terverifikasi.

Bagaimana solusinya?

Pertama, buka Menu pada Google Chrome.


Kemudian pilih Settings


Selanjutnya, scroll ke bawah. Klik "Show advanced settings..."


Kemudian klik "Content settings..."


Di bawah Cookies, klik All cookies and site data...


Cari website/situs yang tidak bisa kamu akses tadi pada kolom "Search cookies". Setelah ketemu, silakan hapus semua dengan memilih "Remove All".


Langkah terakhir adalah klik Done.

Coba akses lagi website/situs yang sebelumnya bermasalah.
Semoga membantu!