Mengatasi Bluescreen (BSOD) dengan BlueScreenView



Pernah mendapati blue screen pada PC/Laptop Anda?
Bingung bagaimana mengatasinya?
Ini solusi termudah dari HDku.

Sebenarnya blue screen ada kalanya disebabkan karena hardware yang sebelumnya dipasang (install) tidak cocok dengan perangkat (PC, Laptop) kita. Selain hardware, software pun tak luput menjadi sebab dari masalah ini.

Kendala yang sering kita temui adalah belum mengetahui sebab kenapa terjadi blue screen.

BlueScreenView bisa menjadi penolong termudah untuk masalah ini. Software ini akan memindai (scan) semua file minidump yang muncul akibat "blue screen", dan memberikan kita informasi kenapa blue screen terjadi.

Berikut cara penggunaannya.
Buka BlueScreenView
Pilih dump file paling baru dengan melihat pada kolom "Crash Time". Kemudian klik ganda (double click), akan muncul jendela sebagai berikut.
Pada "Caused By Driver" menunjukkan itulah penyebab "blue screen", jadi hal tersebut yang harus diperbaiki. Untuk memperbaikinya, bisa dengan meng-update driver tersebut. Atau jika penyebabnya software yang kompatibel, maka tinggal hapus (uninstall) atau meng-updatenya.
NB: Jika tidak bisa masuk ke windows, masuk ke safemode, yaitu dengan cara pada saat PC/Laptop dinyalakan, tekan berkali-kali tombol F8 pada keyboard (jika windows 7), kemudian muncul beberapa pilihan. Arahkan kursor ke Safe Mode, tekan enter. Setelah masuk safemode, jalankan BlueScreenView dan ikuti langkah seperti di atas.

Bagaimana? Mudah kan?

Unduh BlueScreenView disini.

Download Java SE Runtime Environment 7 for All



Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystems saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis tahun1995. Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis yang terdapat pada C dan C++ namun dengan sintaksis model objek yang lebih sederhana serta dukungan rutin-rutin aras bawah yang minimal. Aplikasi-aplikasi berbasis java umumnya dikompilasi ke dalam p-code (bytecode) dan dapat dijalankan pada berbagai Mesin Virtual Java (JVM).

Java merupakan bahasa pemrograman yang bersifat umum/non-spesifik (general purpose), dan secara khusus didisain untuk memanfaatkan dependensi implementasi seminimal mungkin. Karena fungsionalitasnya yang memungkinkan aplikasi java mampu berjalan di beberapa platform sistem operasi yang berbeda, java dikenal pula dengan slogannya, "Tulis sekali, jalankan di mana pun". Saat ini java merupakan bahasa pemrograman yang paling populer digunakan, dan secara luas dimanfaatkan dalam pengembangan berbagai jenis perangkat lunak aplikasi ataupun aplikasi berbasis web.

Untuk menjalankan program-program berbasis Java, kamu membutuhkan Java SE Runtime Environment, yang bisa didownload di-link berikut.



Sistem Operasi
Ukuran
Link Download
Linux x86
31.56 MB  
Linux x86
46.18 MB  
Linux x64
32.07 MB  
Linux x64
44.83 MB  
Mac OS X x64
48.54 MB  
Mac OS X x64
44.51 MB  
Solaris x86
52.14 MB  
Solaris x64
16.13 MB  
Solaris SPARC
54.94 MB  
Solaris SPARC 64-bit
18.14 MB  
Windows x86 Online
0.88 MB  
Windows x86 Offline
28.06 MB  
Windows x86
39.98 MB  
Windows x64
29.58 MB  
Windows x64
41.68 MB  

Semoga bermanfaat!
sumber:
http://www.oracle.com/technetwork/java/javase/downloads/jre7-downloads-1880261.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Java

Takut Ponsel Androidmu Hilang? Coba Lakukan Langkah Pencegahan Ini!



Semakin berkembangnya Smartphone Android sekarang ini, semakin banyak pula orang yang menginginkan perangkat tersebut. Membeli baru adalah pilihan untuk orang yang memiliki rejeki lebih tentunya. Namun bagaimana untuk orang-orang yang tak seberuntung orang-orang tadi? Alternatif pertama adalah membelinya dalam keadaan second alias bekas. Tentu harganya lebih terjangkau.

Bagaimana kalau perangkat bekas tersebut belum terjangkau juga harganya? Ini yang menjadi salah satu motif hilangnya perangkat Smartphone Android. Atau berbagai macam alasan lain yang mendorong si pelaku untuk melakukannya.

Nah, HDku punya sedikit info bagaimana mengetahui letak atau keberadaan (lacak) perangkat tersebut. Tentunya hal ini berguna jika kamu kehilangan perangkat kesayangan kamu itu. 

Bagaimana caranya?
Read this article. :D

Yang harus dilakukan pertama kali, adalah pencegahan, yaitu dengan mengaktifkan fitur Android Device Manager. Untuk mengaktifkannya, silakan buka Settings -> Security -> Device Administrator, kemudian centang Android Device Manager. Hal ini dilakukan agar ketika perangkat kamu hilang, kamu bisa melacaknya. Selain itu, fitur GPS juga harus diaktifkan.

[Semoga tidak pernah hilang]
HILANG. Ketika hal yang tidak kamu inginkan itu terjadi, kamu bisa melacak keberadaan perangkat kesayanganmu dengan cara mengakses Android Device Manager, dan melacaknya. Selain melacak, kamu juga bisa membunyikannya dengan bantuan fitur Ring, menguncinya dengan Lock, dan menghapus semua data di perangkat kamu itu dengan Erase. Untuk melacaknya, kamu bisa gunakan icon GPS yang berada di kanan atas.

Nah, bagaimana?
Sudah cukup jelas?
Silakan lakukan sejak dini, supaya pencegahan pun dapat dilakukan. Seperti kata pepatah; lebih baik mencegah daripada mengobati. Bedanya, kalau kasus ini bukan mengobati, tapi mencari.. :D

Selamat mencoba!


Blackberry Blend: Aplikasi Resmi BBM di PC




Setelah dirilisnya BBM (Blackberry Messenger) untuk lintas platform, bermunculan cara-cara yang digunakan untuk "mencicipi" Instant Messaging yang sebelumnya hanya ada di perangkat Blackberry saja. Mulai dari emulator, virtual box, digunakan untuk membuat perangkat virtual guna memasang aplikasi BBM tersebut.

Tapi sekarang pihak Blackberry telah menyediakan aplikasi resmi bernama BlackBerry Blend yang bisa diunduh dan digunakan secara gratis. Salah satu fitur yang disuguhkan oleh aplikasi ini adalah penggunaan BBM secara langsung setelah memasang (install) aplikasi tersebut, tentunya dengan masuk (sign-in) terlebih dahulu dengan akun BlackBerry kamu.

Blackberry Blend tersedia gratis pada saat rilis BlackBerry Passport dan akan bekerja di berbagai platform termasuk Mac OS X 10.7 atau lebih tinggi, tablet iPad dengan iOS 7 dan lebih tinggi, Windows 7 atau versi yang lebih baru dan tablet Android 4.4 atau lebih baru. Versi Blend yang bisa didownload untuk Mac dan PC tersedia lewat situs Blend dan tersedia di Apple App Store untuk tablet iPad dan via Google Play Store untuk tablet Android.

Mau mencoba? Silakan klik link di bawah ini:
Windows: Download
Mac OS: Download
Android: Download
App Store: Download

Selamat mencoba!

Android: Battery Saver

Awal HDku menggunakan perangkat android, sedikit kaget dengan performa baterainya. Pantas saja banyak pemilik smartphone yang menenteng Power Bank. Rupanya ini alasannya; performa baterai yang buruk.

Karena HDku penasaran, akhirnya penelusuran di mesin pencari raksasa (google) pun dilakukan. Setelah menimbang, memilih, dan memilah, akhirnya DU Baterry Saver menjadi pilihan HDku untuk meningkatkan daya hidup baterai. Hasilnya pun tak mengecewakan.

Lebih jelasnya, silakan pasang DU Baterry Saver di perangkat android kamu, dan rasakan perbedaannya. Gratis!!!

Sedikit catatan, walau sudah meminjam jasa aplikasi ini, daya hidup baterai tergantung pemakaian juga. Aplikasi ini hanya membantu sebisa yang ia lakukan.

Semoga bermanfaat!

Bagaimana Share Folder untuk di-copy dengan Kabel LAN (Crossover UTP)?

Setelah HDku menulis Saya menyebutnya, Kabel LAN (Crossover UTP) dan Menghubungan Dua Komputer dengan Kabel LAN (Crossover UTP), kali ini akan menyambungnya dengan Bagaimana Share Folder untuk di-copy dengan Kabel LAN (Crossover UTP).

"Dalam setiap kesulitan, pasti ada kemudahan"

Menurut HDku, kalau belum tahu pasti merasa ribet. Tapi kalau sudah tahu, semuanya terasa lebih mudah dan praktis. 

Nah, sekarang langkah-langkahnya.

Buka Windows / File Explorer. Kemudian langsung menuju ke folder yang mau di-share. Disini, HDku akan share folder yang ada di D:\New Folder\. Folder yang akan di-share bernama "HDku". Klik kanan pada folder tersebut, kemudian pilih Share with, pilih Specific people...


Kemudian muncul jendela baru bernama File Sharing. Klik tanda panah ke bawah yang ada di samping Add, kemudian pilih Everyone.


Selanjutnya klik Add.



Jika sudah ada keterangan Your folder is shared., maka langkah selanjutnya adalah klik Done. Setelah itu, tinggal akses folder tersebut dengan komputer yang lainnya di Windows / File Explorer melalui Network\(komputer yang foldernya sudah di-share tadi)\HDku.


Semoga bermanfaat!

Menghubungkan Dua Komputer dengan Kabel LAN (Crossover UTP)

Setelah mengerti Keuntungan menggunakan Kabel LAN (Crossover UTP), pada postingan kali ini HDku akan berbagi pengalaman bagaimana menghubungkan dua komputer dengan Kabel LAN (Crossover UTP).

Langkah-langkahnya sebagai berikut.

Sambungkan dua komputer dengan menggunakan Kabel LAN (Crossover UTP).
Hubungkan port yang ada di belakang komputer (atau biasanya di samping pada laptop)

Port LAN.

Kemudian kita beralih ke komputer.
Lakukan pengaturan seperti berikut.

Atur IP Address yang ada di Control Panel - Network and Internet - Network and Sharing Center. Di sini biasanya ada sebuah koneksi yang bernama "Ethernet". Klik saja, kemudian Properties.


Scroll ke bawah, cari Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4), kemudian klik Properties.


Klik use the following IP address. Isikan misalnya IP Address: 192.168.1.1, Subnet mask: 255.255.255.0 yang lain biarkan saja. Klik OK.


Lakukan langkah kedua pada komputer yang satu lagi. Bedanya ada pada IP Address. IP Address isi dengan 192.168.1.x. x bisa diganti dengan angka selain 1. Karena 1 sudah dipakai oleh komputer pertama tadi. Jika ada tanda seperti di bawah ini, maka kamu berhasil menyambungkan dua komputer dengan Kabel LAN (Crossover UTP).


Untuk mempermudah, kedua komputer tadi jangan memakai kata sandi (password-red). Sebenarnya boleh ada kata sandi, tapi ketika terhubung dan akan melangsungkan pertukaran file, biasanya dimintai kata sandi.

Atur juga permintaan kata sandi menjadi off di Control Panel - Network and Internet - Network and Sharing Center, pada pojok kiri atas, klik Change advanced sharing settings. Klik tanda panah di sebelah kanan tulisan All Networks. Kemudian scroll ke bawah, pilih Turn off password protection sharing. Klik Save changes. Lakukan pengaturan ini pada kedua komputer. 

Langkah terakhir hanya tinggal share data (folder).
Untuk langkah-langkah share, akan dibahas pada postingan berikutnya.
Semoga bermanfaat!

Saya menyebutnya, Kabel LAN (Crossover UTP)




Kapasitas penyimpanan eksternal -seperti flashdisk dan hardisk eksternal- sekarang ini lebih bisa memenuhi kebutuhan pemiliknya. Kapasitasnya yang besar memudahkan pemindahan data dari satu komputer ke komputer lain. Dengan harganya yang menurut HDku masih menengah ke atas, membuat HDku memilih alternatif lain. Kabel LAN (Crossover UTP)!

Kabel LAN yang harganya masih terjangkau (sekitar 10-20 ribu) bisa menjadi alternatif termurah untuk mempermudah pemindahan data dari satu komputer ke komputer lain. Biasanya tersedia di toko-toko aksesoris komputer, jadi mudah didapat. Selain itu, ada beberapa kelebihan lain menggunakan Kabel LAN  (Crossover UTP) ini.
  1. Pemindahan data lebih cepat dibandingkan dengan flashdisk.
  2. Penggunaannya yang praktis, dibandingkan flashdisk ataupun hardisk eksternal. Bayangkan saja, ketika kita menyalin (copy-red) data berkapasitas besar jika dengan flashdisk ataupun hardisk eksternal akan membutuhkan proses copy-paste dua kali. Copy-paste ke flashdisk/hardisk eksternal, kemudian diteruskan dengan Copy-paste dari flashdisk/hardisk eksternal. Ribet, kan? Beda ceritanya kalau menggunakan Kabel LAN (Crossover UTP). Proses copy-paste hanya dilakukan SEKALI!
  3. Tidak ada batasan berapa ukuran data yang dikirim, asal hardisk yang mau ngopy muat. :D
Selain tiga hal di atas, dengan Kabel LAN (Crossover UTP) HDku juga bisa nge-game dengan teman (game multiplayer-red).

Nah, bagaimana prinsip kerjanya?
Prinsip kerjanya yaitu menyambungkan dua komputer atau lebih dengan menggunakan Kabel LAN (Crossover UTP).
Jika dibahasakan menjadi langkah sistematis, kira-kira begini:
  1. Sambungkan kedua komputer.
  2. Atur IP Address pada kedua komputer.
  3. Atur agar tidak perlu menggunakan password (Pilihan).
  4. Share data (folder) yang mau disalin.
  5. Akses data dari "Network" yang ada di File/Windows Explorer.
Untuk pengaturan IP Address dan Share data (folder) akan dibahas pada postingan berikutnya.

Semoga bermanfaat!

Tips: Mencegah Kelambanan Komputer

Semakin banyak pengguna Windows. Dan kebanyakan pengguna tidak begitu tahu tentang virus, malware, atau 'pengganggu' sejenisnya dan seluk beluk Windows -yang terkenal dengan rentan terserang virus. Virus penyerang Windows yang semakin bertebaran banyak yang menyerang registry, sehingga kinerja PC -yang terinstal windows- semakin lamban.

HDku beberapa tahun belakangan ini memilih Microsoft Security Essentials pada Windows 7 atau Windows Defender pada Windows 8 dan 8.1 sebagai perisai dan pedang untuk mengatasi serangan virus. Dengan sedikit perubahan pada pengaturan di bawah ini, akan menambah tingkat keamanan.

Settings - Advanced - Beri tanda centang pada Scan removable drives 


Selain itu, rasanya perlu membagikan tips tentang pengalaman HDku ketika merasakan kenyamanan ber-komputer ria tanpa diganggu oleh virus dan penurunan kecepatan kinerja komputer.

Ketika ada flashdisk tertancap, dan terdeteksi virus, usahakan untuk membuka file atau folder tidak dengan double click. Beberapa cara lain untuk membukanya: Klik file atau folder yang akan dibuka, lalu tekan Enter; Klik file atau folder yang akan dibuka, kemudian klik kanan, pilih open. Dengan demikian, penyebaran virus dapat dicegah.

Install software registry cleaner. Banyak yang menyediakannya secara gratis. Seperti: Eusing Free Registry CleanerWise Registry Cleaner Free, atau yang familier yaitu CCleaner, Baidu PC Faster.

Demikian beberapa tips dari HDku yang didapat dari pengalaman.

Semoga bermanfaat!

Mengatasi Situs tidak bisa diakses Google Chrome

Pernahkah kamu mencoba mengakses suatu situs dengan Google Chrome dan hanya kedip yang kamu dapati?

Mungkin ini masalahnya!



Ini terjadi karena koneksi internet yang kamu pakai mendeteksi bahwa website/situs tersebut belum terverifikasi.

Bagaimana solusinya?

Pertama, buka Menu pada Google Chrome.


Kemudian pilih Settings


Selanjutnya, scroll ke bawah. Klik "Show advanced settings..."


Kemudian klik "Content settings..."


Di bawah Cookies, klik All cookies and site data...


Cari website/situs yang tidak bisa kamu akses tadi pada kolom "Search cookies". Setelah ketemu, silakan hapus semua dengan memilih "Remove All".


Langkah terakhir adalah klik Done.

Coba akses lagi website/situs yang sebelumnya bermasalah.
Semoga membantu!

Turn Off The Lights, Ekstensi Chrome Malam Hari

Tentunya mata kita memiliki keterbatasan untuk menatap layar ketika di hadapan komputer. Tak terkecuali dengan browsing. Browsing merupakan kegiatan yang sering kita lakukan, baik itu di pagi, siang, maupun malam hari. 

Bagi sebagian orang yang memiliki waktu luang pada malam hari, kegiatan browsing atau internetan pun dilakukan pada malam hari. 

Pada kesempatan kali ini, HDku akan membagikan pengalaman (tentunya dalam internetan atau browsing) yang menurut HDku bermanfaat.

Mata kita ketika malam hari, menatap layar putih akan merasa cepat lelah (menurut pengalaman HDku). Nah, ini bisa kita atasi dengan menggunakan browser yang telah dipasangi ekstensi Turn Off The Lights. Browser yang bisa dipasangi ekstensi atau ads on ini diantaranya Google Chrome, Mozilla Firefox, Safari, Internet Explorer, Opera, dan Maxthon. 




Ekstensi ini digunakan untuk meredupkan atau memberikan kesan lebih gelap ketika kita membuka sebuah halaman, baik halaman itu hanya berisi tulisan, tulisan dan gambar, maupun video.

Bagaimana dan di mana kita bisa mendapatkan ekstensi tersebut?

Kita bisa mengunduh ekstensi atau ads on di link berikut (unduh sesuai dengan browser yang akan dipasangi).





Selamat mencoba!


Memasang 'Extension' Google Chrome secara Offline

Extension (Ekstensi-red) pada Google Chrome adalah program yang bisa dibilang cukup kecil yang digunakan untuk menambah keberfungsian browser dari Google ini. Ekstensi dapat berupa Game, aplikasi, maupun tool-tool lain yang mendukung untuk 'berbuat' lebih dari sekadar browser.

Kita bisa memilih ribuan ekstensi di Store, tempat untuk mengunduh ekstensi Google Chrome. Ekstensi dari Store tersebut, hanya bisa dipasang pada Komputer / Laptop yang terhubung dengan internet.

Nah, pada kesempatan kali ini, HDku akan menjelaskan sedikit tentang bagaimana memasang ekstensi Google Chrome secara Offline. Jadi kita bisa membagikannya ke teman-teman kita tanpa harus repot-repot terhubung ke internet.

Berikut penjelasannya.
Sebelumnya, pastikan kita sudah memasang Chrome Extension Downloader pada Google Chrome.
Selanjutnya, buka halaman pasang di Store. Misalnya kita akan mengunduh ekstensi game Cut The Rope, maka buka halaman pasang Cut The Rope yang ada di Store.


Setelah masuk, klik icon di pojok kanan atas seperti gambar berikut.



Kita akan diarahkan ke halaman unduh yang disediakan oleh Chrome Extension Downloader. Tunggu beberapa detik hingga muncul pemberitahuan di bagian bawah Google Chrome. Klik Keep untuk mulai mengunduh.


Setelah file .crx terunduh, langkah berikutnya adalah mengunduh dan memasang (install) 7-Zip. Masuk ke halaman unduh 7-Zip, klik pada tombol "Download" seperti yang dibingkai merah pada gambar berikut.


Jika langkah berikut selesai, lanjut ke langkah berikutnya. Jalankan Windows Explorer, buka folder dimana kita menyimpan unduhan Cut The Rope.crx. Klik kanan, buka dengan (open with) 7-Zip. Ekstrak semua file tersebut ke dalam satu folder. Misal kita ekstrak ke folder Cut The Rope.
Selanjutnya, buka Google Chrome. Masuk ke halaman extension, caranya tuliskan "chrome://extensions/" tanpa tanda kutip, kemudian tekan enter. Atau bisa juga dengan klik Menu - Tools - Extension.
Centang Developer mode. Klik Load unpacked extensions... Arahkan ke folder dimana kita meng-eksrak Cut The Rope.crx, klik OK.
Cek di "chrome://app" tanpa tanda kutip. Jika ikon baru muncul, maka ekstensi sudah berhasil kita pasang.

 Selamat mencoba!

Chrome Extension Downloader (official)

Chrome Extension Downloader adalah ekstensi Google Chrome yang berfungsi untuk mengunduh file .crx (file ekstensi Google Chrome) dari Store.

Berikut cara memasang Chrome Extension Downloader.

Klik link berikut.
Chrome Extension Downloader (official)

Setelah masuk ke halaman download, silakan klik link serpeti yang dibingkai merah pada gambar berikut.



Kita akan dibawa ke Store. Silakan unduh dengan meng-klik tombol 'Gratis,' setelah itu, tunggu sampai muncul peringatan untuk mengonfirmasi pemasangan ekstensi ini. Silakan plik OK / Pasang.

Silakan tunggu hingga proses mengunduh selesai. Jika pada pojok kanan address bar terlihat seperti gambar berikut, maka kita berhasil memasang Chrome Extension Downloader.


Selamat mencoba!

Mengembalikan Fungsi "System Restore" pada Windows 7, Windows 8, dan Windows 8.1

Windows memiliki sebuah fitur yang bernama "System Restore". System Restore adalah fitur yang sangat berguna untuk mengembalikan sistem kita (pada Windows) ke waktu sebelumnya. Windows secara otomatis membuat restore point ketika kita memasang (install) aplikasi atau driver. Ketika ada suatu kesalahan yang terjadi (misal driver tidak cocok, hardware menjadi tidak berfungsi, dll), kita bisa mengembalikannya ke keadaan sebelumnya dengan System Restore.

Tetapi bagaimana jika kesalahan terjadi dan System Restore tidak bisa dibuka? Dan menampilkan pesan error?

Silakan simak artikel berikut.

Pada sistem Windows (mulai dari Windows 7 sampai Windows 8.1 ketika kita coba membuka System Restore dan muncul pesan:

System Restore does not appear to be functioning correctly on this system.
A Volume Shadow Copy Service component encountered an unexpected error. Check the Application event log for more information. (0x80042303)

Atau dalam gambar seperti berikut.


Apa penyebabnya?

System Restore bergantung pada Volume Shadow Copy (VSC). Sedangkan VSC telah ter-disable. Sehingga System Restore tidak bisa dibuka.

Bagaimana solusinya?

Solusinya sangat mudah. Kita hanya perlu mengubah Volume Shadow Copy yang tadinya disable menjadi automatic.

Hal pertama yang harus kita lakukan adalah membuka jendela Services. Untuk membukanya, silakan tekan tombol Windows (Win Key) + R untuk menjalankan Run. Setelah itu, ketik "services.msc" tanpa tanda kutip. Tekan Enter atau klik Ok.
Cari Volume Shadow Copy, kemudian double klik. Pada bagian Startup type, pilih automatic. Kemudian klik Ok.

Nah, sekarang silakan buka kembali jendela System Restore. 

Semoga bermanfaat.

Registry Tweaks #1



Beberapa fitur pada Windows 8 dan Windows 8.1 bisa kita 'disable' atau kita non-aktifkan dengan mengedit registry-nya. 

Pada kesempatan kali ini, HDku akan memberikan beberapa Registry Tweaks yang bisa digunakan untuk melakukan perintah 'disable' maupun kustomisasi registry dengan mudah.

Apa yang dilakukan Registry Tweaks terhadap sistem operasi kita? Berikut deskripsinya.
Menambahkan pilihan "Copy To" dan "Move To" di konteks menu files and folders, sehingga memudahkan kita untuk menyalin (copy) maupun memindah (move) file atau folder.
Mengatur Windows agar otomatis mengeluarkan aplikasi yang macet (not responding).
Memperkecil waktu delay untuk menampilkan menu. Ini membuat menu bisa tampil lebih cepat.
Memperkecil waktu delay untuk menampilkan pop up deskripsi, sehingga lebih cepat tampil ketika kursor diletakan di atas sebuah item.
Mematikan fitur 'low disk space check' sehingga notifikasi 'disk low' tidak tampil di system tray.
Mengatur Windows untuk tidak mencari program yang tidak ada di PC kita ketika kita membuka shortcut program tersebut.
Mematikan fitur "Search on Internet" yang biasanya ada di "Open with," sehingga ketika kita mengakses fitur "Open with," sistem langsung menuju ke program yang tersedia di komputer kita.

Jika ingin menggunakan Kumpulan Registry Tweak ini, silakan copy-kan kode berikut dan paste di Notepad. Simpan dengan nama "Tweaks.reg"

Untuk kemudahan, silakan copy kode berikut.
Windows Registry Editor Version 5.00

;Created by Vishal Gupta for AskVG.com

[HKEY_CLASSES_ROOT\AllFilesystemObjects\shellex\ContextMenuHandlers\Copy To]
@="{C2FBB630-2971-11D1-A18C-00C04FD75D13}"

[HKEY_CLASSES_ROOT\AllFilesystemObjects\shellex\ContextMenuHandlers\Move To]
@="{C2FBB631-2971-11D1-A18C-00C04FD75D13}"

[HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop]
"AutoEndTasks"="1"
"HungAppTimeout"="1000"
"MenuShowDelay"="8"
"WaitToKillAppTimeout"="2000"
"LowLevelHooksTimeout"="1000"

[HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Mouse]
"MouseHoverTime"="8"
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]
"NoLowDiskSpaceChecks"=dword:00000001
"LinkResolveIgnoreLinkInfo"=dword:00000001
"NoResolveSearch"=dword:00000001
"NoResolveTrack"=dword:00000001
"NoInternetOpenWith"=dword:00000001

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control]
"WaitToKillServiceTimeout"="2000"


Atau jika tidak ingin repot, silakan unduh di link berikut.
Registry Tweak untuk Mempercepat Windows


Sumber: AskVG