Virus Komputer - 3 Cara Mudah Menghindari Virus Komputer

Virus Komputer


Tidak bisa dipungkiri, perkembangan pengguna komputer sekarang ini sudah sangat pesat. Mulai dari untuk mengerjakan tugas sekolah, tugas kantor, atau bahkan ada juga yang menggunakannya untuk bisnis online. Karena termakan usia, komputer / laptop pun kadang mengalami gangguan, salah satunya adalah terkena virus.

Apakah bisa dicegah?Seperti judul artikel ini, jawabannya adalah BISA!

3 Cara Mudah Menghindari Virus Komputer

1. Anti Virus
Gunakan anti virus yang tidak membebani kinerja komputer, sehingga dapat mendeteksi virus dengan segera. Misalnya saja Microsoft Security Essentials. Anti virus ini adalah anti virus resmi yang dibuat oleh pihak Microsoft. Kinerjanya cukup optimal. Sejauh HDku menggunakannya sampai saat ini, belum pernah ada virus yang bisa menembus pertahanan anti virus ini.

2. Scan Flashdisk sebelum membukanya
Mungkin hal ini jarang dilakukan, tetapi tidak ada salahnya untuk melakukan scan (pindai) pada flashdisk sebelum membuka file-file yang ada di dalamnya.

3. Hindari Dobel Klik (Double Click)
Dari dulu hingga sekarang, cara ini sangat ampuh dalam menghindari penyebaran virus terutama pada saat membuka file yang ada dalam flashdisk. Sekalipun flashdisk tersebut terinfeksi, virus tidak akan menyebar. Alternatif untuk membuka file-file tersebut adalah dengan cara klik kanan, open, atau dengan klik, kemudian tekan Enter.

Demikian 3 Cara Mudah Menghindari Virus Komputer. Semoga bisa membantu.

Mengatasi "Layar Putih/Kosong" pada Microsoft Office Excel 2013

Microsoft Excel merupakan salah satu bagian penting dari paket Microsoft Office, dimana Excel sering digunakan untuk memudahkan pekerjaan sehari-hari khususnya bagi orang kantor, guru, dsb. Hal ini menyebabkan pentingnya Excel untuk ada di setiap laptop maupun komputer, dengan tanpa suatu kendala.


Nah, bagaimana ketika akan menggunakan Microsoft Office Excel 2013 menemukan layar putih ataupun kosong? Secara normal pada saat membuka Excel, kita akan menjumpai layar pada seet yang dipenuhi dengan kotak-kotak bergaris. Namun, apabila tidak demikian, apa yang harus kita lakukan?
Pada kesempatan kali ini, HDku akan berbagi pengalaman HDku seperti yang ada pada pertanyaan di atas dan bagaimana mengatasinya.


Layar putih / kosong pada MS. Excel 2013
Layar putih / kosong disebabkan karena hardware yang tidak atau kurang mendukung berjalannya Excel tersebut. Sehingga, walaupun dapat dibuka, kita akan menemukan kendala dan salah satunya adalah layar putih atau kosong.

Untuk mengatasinya, kita bisa melakukan langkah-langkah berikut.
1. Buka Excel 2013, pada pojok kanan atas klik File-Options

Akses Options pada MS. Office 2013

2. Pada kotak dialog Options, pilih Advanced. 

Menu Advanced pada MS. Office 2013

3. Scroll ke bawah, hingga menjumpai bagian Display. Di sini, kita hanya perlu memberikan tanda centang pada Disable hardware acceleration, kemudian klik Ok.


4. Lembar Excel terlihat normal dan siap untuk digunakan.


Selamat mencoba!

Komputer melambat saat koneksi internet tersambung? Coba lakukan langkah berikut!

Belum lama ini, komputer yang biasa digunakan HDku melamban setelah terhubung dengan koneksi internet. Setelah browsing, HDku tidak menemukan hasil apa-apa. Hanya ada artikel yang membahas kelambanan koneksi internet dan bagaimana cara mengatasinya. Hemh.. Beberapa hari kemudian saat browsing, HDku melihat ada notifikasi di pojok kanan bawah (di tray icon tepatnya) sebuah icon Windows Update. Apa hubungannya? Yupp... Ternyata yang menyebabkan melambannya komputer HDku adalah karena Windows Update yang aktif. Jadi ketika komputer terhubung dengan internet, maka otomatis Windows Update akan mengunduh (download) file-file update yang tersedia di server Microsoft. Alhasil, bagi komputer yang memiliki spesifikasi standar akan terasa sekali mengalami kelambanan tersebut.

Nah, bagaimana menonaktifkan Windows Update? Silakan ikuti langkah-langkah berikut!

1. Klik Start, kemudian pada search bar, ketik Windows Update.

Membuka Windows Update

2. Klik Windows Update. Di sebelah kanan, pilih Change settings.

3. Pada bagian Important updates, pilik Never check for updates (not recommended).

4. Kemudian, hilangkan tanda centang pada pilihan Give recommended updates the same way I receive important updates.

5. Selain itu, hilangkan juga tanda centang pada pilihan Allow all users to install updates on this computer.

6. Langkah terakhir, klik OK
Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar berikut.

Setting Windows Update

Bagaimana? Tertarik mencoba?
Selamat mencoba!!!

Bingung Bagaimana mengubah file Microsoft Word ke PDF? Ini Dia cara Mudahnya!

Beberapa pertanyaan sering ditemui oleh HDku, salah satunya adalah bagaimana mengubah file word menjadi PDF. Dan banyak sekali di internet yang menawarkan jasa untuk mengubah file dari word ke PDF; mulai dari yang gratis hingga yang berbayar; mulai dari yang harus online (terhubung ke internet) dan tanpa aplikasi maupun offline yaitu dengan aplikasi.

Pada postingan kali ini, HDku akan berbagi informasi tentang bagaimana cara mengubah file .doc (Word) menjadi PDF dengan bantuan Microsoft Word. Microsoft Word yang digunakan diantaranya adalah Microsoft Word 2007, Microsoft Word 2010, dan Microsoft Word 2013.

Microsoft Word 2007

Microsoft Word 2007 masih memerlukan add-in untuk bisa mengubah file .doc menjadi PDF. Yaitu dengan memasang (install-red) Microsoft Save as PDF. Untuk mengunduhnya, silakan klik link berikut.
Microsoft Save as PDF.
Setelah selesai mengunduhnya, buka file tersebut, kemudian centang pada kolom Click here to accept the Microsoft Software License Terms. Klik Continue, dan tunggu hingga proses selesai.

Microsoft Save As PDF add-in

Langkah terakhir, adalah klik OK.

Microsoft Save As PDF add-in
Microsoft Word 2010 dan 2013

Berbeda dengan versi 2007, Microsoft Word 2010 dan 2013 otomatis sudah bisa menyimpan atau mengubah file ke dalam bentuk PDF. Jadi, pada kedua versi ini, tidak memerlukan lagi add-in untuk mengubah file .doc menjadi PDF.

Bagaimana caranya mengubah file .doc/docx menjadi PDF?

Berikut langkah-langkahnya.
1. Buka file yang mau diubah menjadi PDF.
2. Klik File - Save As. Maka akan muncul kotak dialog Save As seperti berikut.

Save As

3. Pada bagian Save as type:, pilih PDF (*.pdf).

Save As

4. Sehingga sekarang pada Save as type: berubah menjadi seperti di bawah ini, yaitu PDF (*.pdf).

Save As

5. Langkah terakhir, beri nama file pada kolom File name:, kemudian klik Save.

Semoga bermanfaat.

Ini Dia, Aplikasi untuk Meningkatkan Kecepatan Mengetikmu!



Semakin berkembangnya ilmu, pengetahuan, dan teknologi, penggunaan perangkat komputer sudah bukan barang baru lagi. Namun, tidak semua orang bisa menggunakannya. Perlu keterampilan untuk menggunakan perangkat komputer tersebut. Salah satu keterampilan dasar dalam menggunakan perangkat komputer adalah mampu menulis dengan keyboard (mengetik).

Kebanyakan dari pengguna komputer sekarang mengetik masih menggunakan 11 (sebelas) jari, alias hanya dua jari telunjuk saja yang digunakan. Padahal, mereka punya 10 (sepuluh) jari tangan yang bisa digunakan untuk efisiensi pengetikan, baik dalam hal waktu, maupun hasilnya.

Untuk itu, harus ada usaha yang dilakukan agar bisa menggunakan kesepuluh jari tersebut secara maksimal. Bagaimana caranya? Caranya adalah berlatih mengetik dengan bantuan aplikasi yang banyak tersebar di internet. 

Nah, pada posting-an kali ini, HDku akan berbagi aplikasi yang HDku gunakan untuk melatih kecepatan tangan dalam mengetik sepuluh jari. Apa nama aplikasi tersebut?

Typing Master

Typing Master adalah aplikasi yang bisa kita gunakan untuk melatih kecepatan tangan dalam mengetik dengan keyboard. Dari beberapa aplikasi yang bisa digunakan untuk melatih kecepatan tangan untuk mengetik yang pernah dicoba oleh HDku, pilihan terbaik jatuh pada aplikasi ini, yaitu Typing Master. Typing Master memberikan kita latihan-latihan untuk melemaskan tangan agar terbiasa menjangkau huruf-huruf yang ada di keyboard dengan cepat tanpa melihatnya. Sehingga hasil pengetikan pun bisa lebih maksimal dan efisiensi waktu.


Tampilan Typing Master

Aplikasi Typing Master


Kamu bisa mengunduhnya pada link berikut:
Download Typing Master

Selamat berlatih!

Mempercepat Windows 7 ala Microsoft

Sering kali perangkat komputer kita terasa melamban setelah beberapa waktu digunakan. Banyak yang beranggapan bahwa hal tersebut dikarenakan virus yang menginfeksi perangkat komputer sehingga kinerjanya pun menjadi lamban. Memang virus adalah salah satu yang bisa menjadi penyebab melambannya komputer. Tetapi, ada juga hal lain yang bisa menjadikan komputer kita menjadi lamban.

Pada postingan kali ini, HDku akan memberikan beberapa tips untuk merawat komputer kita (yang menjalankan operasi Windows 7 agar kinerjanya tetap bertahan seperti pada saat setelah diinstal.

Batasi Program (Software/Aplikasi) yang berjalan pada saat komputer dihidupkan

Ada banyak aplikasi yang berjalan secara otomatis ketika kita menyalakan komputer. Berjalannya program-program tersebut bisa kita batasi, sesuai dengan kebutuhan kita. Berikut langkah-langkahnya:
1. Klik Start, kemudian tuliskan System Configuration, dan klik System Configuration. Maka akan muncul seperti gambar di bawah ini.


2. Klik pada Startup, kemudian silakan hilangkan tanda centang pada aplikasi yang ingin dibatasi agar tidak berjalan secara otomatis pada saat komputer pertama kali dihidupkan.

Hapus, Hapus, Hapus

Install-an baru, kinerja cepat. Dalam hal ini, yang dimaksud adalah apabila install-an baru (aplikasi masih sedikit) akan mempengaruhi kecepatan kinerja komputer kita. Untuk itu, silakan hapus (uninstall) aplikasi-aplikasi yang jarang digunakan, atau bahkan tidak kita butuhkan sama sekali. Untuk menghapusnya, lakukan langkah-langkah berikut.
1. Klik Start, kemudian Control Panel.


2. Di bawah Programs, klik Uninstall a program. (Jika tidak ada pilihan tersebut, silakan ubah tampilan  di pojok kanan atas pada View by, pilih Category.
3. Klik aplikasi yang ingin dihapus, dan pilih Uninstall.

Jalankan sedikit aplikasi secara bersamaan

Jika komputermu melamban, silakan periksa apakah kamu menjalankan terlalu banyak aplikasi sehingga RAM (Random Access Memory) menjadi penuh. Karena semakin banyak aplikasi yang dijalankan secara bersamaan, maka RAM akan semakin penuh  dan berpengaruh pada kecepatan kinerja komputer

Memanfaatkan fasilitas "ReadyBoost"

Microsoft menghadirkan fitur baru pada Windows 7, yaitu ReadyBoost. ReadyBoost membantu kamu untuk menambah RAM agar lebih besar sehingga dapat menjalankan lebih banyak aplikasi secara bersamaan tanpa khawatir melambannya kinerja komputer. Penambahan RAM ini bersifat sementara, karena kita dalam hal ini yang kita butuhkan adalah Flashdisk. Jadi RAM tersebut akan bertambah besar ketika Flashdisk tertancap pada komputer, tentunya setelah diatur terlebih dahulu. Berikut cara mengaturnya.
1. Tancapkan Flashdisk pada komputer.
2. Setelah ditancapkan, maka akan muncul kotak dialog Autoplay. Pada kotak dialog Autoplay, silakan klik Speed up my system.


3. Setelah itu, klik ReadyBoost. Pilih Use this device, kemudian atur seberapa besar RAM yang akan kita tambahkan. Misalnya HDku akan menambahkan sebesar 1500MB atau sekitar 1,5 GB.


4, Langkah terakhir adalah klik OK.

Minimalisir penggunaan Visual Effects

Visual effects sebenarnya tidak terlalu penting bagi kamu yang lebih mengedepankan kecepatan kinerja daripada penampilan. Visual effects berfungsi untuk mempercantik tampilan komputer, seperti misalnya transparansi, animasi windows, dll. Hal ini bisa kita nonaktifkan yaitu dengan cara berikut ini.
1. Klik Start, tuliskan Performance Information and Tools, kemudian klik Performance Information and Tools.
2. Klik Adjust Visual Effects.
3. Di sini kita bisa memilih efek visual apa saja yang ingin kita nonaktifkan yaitu dengan cara menghilangkan tanda centang pada efek visual tersebut. Atau kalau kamu tak ingin ribet, pilihlah Adjust for the best performance, maka secara otomatis Windows 7 akan menonaktifkan efek visual yang mengganggu performa atau kinerja komputer.


4. Langkah terakhir yaitu klik OK.

Bagaimana, tertarik mencoba? Penasaran dengan hasilnya? Silakan mencoba!

Sumber: Speed up Windows 7

Cara mengubah Video menjadi Lagu, atau format lain dengan Video Converter

Sebuah video kadang menjadi favorit kita untuk ditonton, ataupun sekadar didengarkan suaranya. Video tersebut, biasanya ingin kita simpan di PC/Laptop, juga disimpan di handphone/smartphone kita. Tetapi, terkadang video tersebut tidak bisa diputar/dimainkan pada handphone/smartphone. Hal ini dikarenakan format dari video tersebut, tidak cocok (tidak support) dengan handphone /smartphone kitaAtau misanya kita hanya membutuhkan suaranya saja untuk didengar, maka kita bisa menggunakan aplikasi Video Converter.

Video Converter banyak tersedia, tetapi untuk fitur yang lengkap, biasanya kita diharuskan memberikan donasi, atau membayar untuk mendapatkan fitur lengkapnya. Pada postingan kali ini, HDku akan berbagi Video Converter yang FREE, alias GRATIS!!! Video Converter tersebut adalah iSkysoft Video Converter Ultimate.

Download
Untuk mengunduh (download) aplikasi ini, silakan klik Download iSkysoft Video Converter Ultimate. Setelah terbuka halaman tersebut, klik Download.

Install
Setelah terunduh, silakan buka video-converter-ultimate_setup_full1329.exe. Kemudian, klik Install/Next. Tunggu hingga proses selesai, ditandai dengan tampilan berikut.


Klik Start Now.
Sekarang convert video lebih mudah dengan iSkysoft Video Converter Ultimate.

Selamat mencoba!

Cara Download Video atau MP3 dari Youtube tanpa Software / Aplikasi

Sering kita menemukan video-video bagus di situs berbagi video (video-sharing website) seperti Youtube, dan ingin membagikannya dengan teman-teman di sekitar, keluarga, atau bahkan sebagai bahan untuk presentasi. Video-video tersebut, dapat kita unduh (download) untuk kebutuhan-kebutuhan tersebut. 

Kali ini, HDku akan berbagi informasi tentang bagaimana sih download video dari Youtube tanpa ribet? Check this out!

Yang namanya tanpa ribet, pasti tanpa tambahan apapun untuk melakukannya. Nah, betul sekali. Untuk mengunduhnya, tanpa perlu bantuan aplikasi apapun. Berikut langkah-langkahnya.

Bukalah halaman video di Youtube yang akan diunduh videonya. Misalnya, seperti pada gambar berikut.


Kemudian, tambahkan “ss” tanpa tanda kutip sebelum tulisan youtube, pada address bar.


Maka secara otomatis akan langsung menuju ke halaman berikut.



Silakan pilih sesuai dengan kebutuhan. Jika ingin mengunduh video tersebut, klik Download. Jika ingin mengubah kuailtas video, silakan klik pada MP4 360p, dan pilih kualitasnya sesuai kebutuhan. Semakin besar, maka kuailtas video juga lebih bagus.
Jika ingin mengunduhnya langsung dalam bentuk MP3, silakan klik HD / MP3.


Bagaimana, mudah kan? Selamat mencoba!

Solusi: Saat "ngetik," Kursor jalan sendiri pada Windows 8 atau versi di atasnya

Permasalahan ini, bisa dibaca pada postingan sebelumnya, yaitu Solusi: Saat "ngetik," Kursor jalan sendiri pada Windows XP, Vista, dan 7.

Berbeda dengan Windows pendahulunya, Windows 8 sudah memiliki fasilitas ini tanpa bantuan software dari pihak ketiga, alias sudah built-in. Fasilitas ini bisa kita temui pada PC Settings.

Lalu, bagaimana cara menggunakannya?
Mari kita lihat bagaimana cara mengaturnya.

1. Buka Charms Bar dengan memindahkan kursor ke pojok kanan atas, atau pojok kanan bawah, kemudian pilih Settings.

2. Kemudian, klik Change PC Settings, yang terdapat di bawah.

3. Sehingga Metro Control Panel atau PC Settings akan muncul. Selanjutnya, klik PC and Devices, dilanjutkan dengan klik pada Mouse and touchpad.

4. Nah, di bagian kanan, terdapat pengaturan Touchpad. Lihatlah pada To help prevent the cursor from accidentally moving while you type, change the delay before clicks work. Pada bagian ini, coba pilih No delay (always on). jika masih tidak bekerja, ubahlah menjadi Long delay.



Inilah solusi mengapa kursor sering berlarian ketika kita sedang menulis yang bisa HDku bagikan. Jika masih ada pertanyaan, silakan tinggalkan pada kolom komentar.

Credit: AskVG.

Solusi: Saat "ngetik," Kursor Jalan Sendiri pada Windows XP, Vista, dan 7

Banyak dari kita yang suka mengeluh ketika sedang asyik menulis (mengetik-red) di depan laptop, tiba-tiba tanpa disadari kursor sedang lari kesana-kemari sehingga tulisan kita pun acak-acakan. Hal ini tentu sangat mengganggu, baik bagi yang masih latihan, maupun yang sudah bekerja. 

Mengapa kursor tersebut "lari-lari"?

Beberapa alasan mengapa kursor tersebut "berlarian" adalah sebagai berikut.
1. Kerusakan yang terjadi pada hardware, yaitu keyboard
Keyboard yang rusak, biasanya ada yang "seolah-olah" salah satu tombol ditekan dengan tanpa dilepas-lepas. Misalnya ketika sedang menulis, tiba-tiba atau malah langsung muncul huruf H banyak sekali, dan tidak berhenti-berhenti. Atau ketika sedang menulis, seolah-olah seperti salah tombol arah panah pada keyboard ditekan dengan tanpa dilepas-lepas, baik arah atas, bawah, kanan, maupun kiri.

2. Touchpad yang tidak sengaja tersentuh
Sering kali touchpad, atau sering disebut dengan istilah "mouse," yang terdapat pada laptop, tanpa sengaja tersentuh ketika sedang menulis. Alhasil, kursor pun berlarian kesana-kemari tanpa sepengetahuan. 

Nah, sebab ke-dua inilah yang akan HDku berikan solusi untuk mengatasinya.

TourhFreeze

TouchFreeze adalah sebuah software gratis (freeware) yang memiliki fungsi untuk menonaktifkan touchpad pada laptop ketika kita mulai menulis. Setelah touchpad dinonaktifkan, kursor tidak akan berlarian walaupun tidak sengaja tersentuh.

Untuk menggunakannya, silakan install TouchFreeze dan otomatis nanti akan aktif. Ketika TouchFreeze aktif, iconnya akan terlihat di system tray. Sangat mudah digunakan, tanpa perlu mengaturnya. Jika sudah tidak memerlukannya lagi, kita bisa menutupnya dengan cara klik kanan icon TouchFreeze pada system tray, kemudian pilih Exit.



Bagaimana? Mudah kan? Mau mencoba? Silakan download, kemudian install Touchfreeze!

Download TouchFreeze.


Credit: AskVG.

Mengatasi pesan error "There was a Problem Sending the Command to the Program"

Pesan error sering kita abaikan apa yang ada di dalamnya. Intinya ada sesuatu yang tidak berjalan dengan benar. Mulailah dari sekarang, kita  ubah hal tersebut. Pahami pesan error-nya, dan perbaiki!

Seperti halnya HDku, pasti kalian pernah "disapa" oleh pesan error "There Was a problem sending the command to the program.", kan? atau pesan error yang lainnya seperti "Windows cannot find the file. Make sure you typed the name correctly, and then try again." atau ada lagi seperti "Cannot find the file (or one of its components). Make sure the path and filename are correct and that all required libraries are available." Pada artikel kali ini, HDku akan membahas dan mencoba memberikan solusi terkait problem tersebut.

There was a Problem Sending the Command to the Program


Apa penyebabnya?
Sebenarnya mungkin tidak terlalu menarik apa penyebabnya, tetapi setidaknya kita tahu asal muasal atau akar dari permasalahan ini. Masih mau tahu apa penyebabnya? OK, silakan disimak baik-baik (hehe). Siapa tahu nanti malah bisa lebih paham, dan ketika mendapati pesan error yang lain, dapat mengatasi sendiri permasalahan tersebut.

Berdasarkan artikel dari Microsoft KB permasalahan ini terjadi karena sebuah fitur yang disebut Dynamic Data Exchange (DDE). DDE adalah tipe komunikasi protokol yang digunakan oleh Windows untuk membuka sejumlah tipe file (filetypes). Protokol ini untuk mengomunikasika antara sumber dan target program.

Mekanisme DDE tersebut digunakan untuk mencegah terbukanya program (instance-red) ketika program yang sama tengah terbuka/berjalan. Simple-nya, DDE membantu Windows dalam menjaga resources sehingga performa komputer pun tetap stabil.

Tuh, kan mbosenin. Yakin deh kalau banyak yang menguap kalau ini dijadikan materi pelajaran di sekolah. Hoamh.. Tidur dulu ah..

Eh, lanjut yah? Maaf.. hehe..

Solusi Permasalahan 
Bertele-tele banget ya? HDku hanya sekadar berbagi, solusi, juga informasi. Kaya peribahasa gitu deh.. hehe..

Lanjut...

Solusi Pertama
1. Buka salah satu program Microsoft Office (misalnya MS. Excel), kemudian klik File-Excel Options-Advanced.


2. Kemudian scroll ke bawah, beri tanda centang pada "Ignore other applications that use Dynamic Data Exchange (DDE)".
3. Setelah itu, tutup MS. Excel, lalu buka lagi. Masuk lagi ke Excel Options (cara seperti langkah sebelumnya), kemudian hilangkan tanda centang pada "Ignore other applications that use Dynamic Data Exchange (DDE)" tadi, kemudian tutup dan buka lagi MS. Excel.
The problem fixed.

Solusi Kedua
Jika solusi di atas tetap tidak menyelesaikan problem, coba cara berikut. Singkatnya, kita membuat agar tipe file tersebut dibuka dengan program MS. Office, tetapi melalui Open With.
1. Klik kanan pada file office (excel, word, ppt, dll) kemudian pilih "Open With".


2. Jika pada Windows 7 atau sebelumnya, klik pada pilihan Browse. Jika pada Windows 8 atau di atasnya, klik More Options, kemudian klik Look for another app on this PC.
3. Setelah itu, muncul kotak dialog Open With. Di sini, kita masuk ke folder C:\Program Files\Microsoft Office\Office... kemudian pilih file yang berekstensi .exe. WINWORD.EXE untuk MS. Word; EXCEL.EXE untuk MS. Excel; POWERPNT.EXE untuk MS. Powerpoint. kemudian klik Ok.

Pastikan pilihan Always use this application for this file type sudah dicentang.

4. Selesai. Harusnya sudah teratasi problemnya. :D

Solusi Ketiga
Kadang, problem seperti ini muncul karena Run as administrator pada aplikasi tersebut, telah diaktifkan. Dan hal ini seharusnya di-nonaktifkan.

Bagaimana cara menonaktifkannya? Lakukan langkah-langkah berikut.
1. Buka Start Menu (pada Windows 7), atau Start Screen (pada Windows 8 atau yang terbaru) kemudian cari shortcut aplikasi yang bermasalah tersebut (MS. Word, Excel, PowerPoint).
2. Setelah ketemu, klik kanan kemudian pilih Properties.
3. Kemudian muncul sebuah kotak dialog. Pada kotak dialog tersebut, klik Compatibility, kemudian hilangkan tanda centang pada pilihan Run this program as administrator.


4. Klik Ok. Selesai, dan seharusnya ini sudah mengatasi problem di atas.

Solusi Keempat
Atau kalau tidak mau ribet, silakan repair Microsoft Office dengan melakukan langkah-langkah berikut.
1. Buka Control Panel kemudian klik Programs and Features.
2. Klik Microsoft Office, kemudian pilih Change.
3. Setelah itu, klik Repair dan terakhir klik Continue.
Hal ini akan memperbaiki problem tersebut.

Credit: AskVG