Solusi: Saat "ngetik," Kursor jalan sendiri pada Windows 8 atau versi di atasnya

Permasalahan ini, bisa dibaca pada postingan sebelumnya, yaitu Solusi: Saat "ngetik," Kursor jalan sendiri pada Windows XP, Vista, dan 7.

Berbeda dengan Windows pendahulunya, Windows 8 sudah memiliki fasilitas ini tanpa bantuan software dari pihak ketiga, alias sudah built-in. Fasilitas ini bisa kita temui pada PC Settings.

Lalu, bagaimana cara menggunakannya?
Mari kita lihat bagaimana cara mengaturnya.

1. Buka Charms Bar dengan memindahkan kursor ke pojok kanan atas, atau pojok kanan bawah, kemudian pilih Settings.

2. Kemudian, klik Change PC Settings, yang terdapat di bawah.

3. Sehingga Metro Control Panel atau PC Settings akan muncul. Selanjutnya, klik PC and Devices, dilanjutkan dengan klik pada Mouse and touchpad.

4. Nah, di bagian kanan, terdapat pengaturan Touchpad. Lihatlah pada To help prevent the cursor from accidentally moving while you type, change the delay before clicks work. Pada bagian ini, coba pilih No delay (always on). jika masih tidak bekerja, ubahlah menjadi Long delay.



Inilah solusi mengapa kursor sering berlarian ketika kita sedang menulis yang bisa HDku bagikan. Jika masih ada pertanyaan, silakan tinggalkan pada kolom komentar.

Credit: AskVG.

Solusi: Saat "ngetik," Kursor Jalan Sendiri pada Windows XP, Vista, dan 7

Banyak dari kita yang suka mengeluh ketika sedang asyik menulis (mengetik-red) di depan laptop, tiba-tiba tanpa disadari kursor sedang lari kesana-kemari sehingga tulisan kita pun acak-acakan. Hal ini tentu sangat mengganggu, baik bagi yang masih latihan, maupun yang sudah bekerja. 

Mengapa kursor tersebut "lari-lari"?

Beberapa alasan mengapa kursor tersebut "berlarian" adalah sebagai berikut.
1. Kerusakan yang terjadi pada hardware, yaitu keyboard
Keyboard yang rusak, biasanya ada yang "seolah-olah" salah satu tombol ditekan dengan tanpa dilepas-lepas. Misalnya ketika sedang menulis, tiba-tiba atau malah langsung muncul huruf H banyak sekali, dan tidak berhenti-berhenti. Atau ketika sedang menulis, seolah-olah seperti salah tombol arah panah pada keyboard ditekan dengan tanpa dilepas-lepas, baik arah atas, bawah, kanan, maupun kiri.

2. Touchpad yang tidak sengaja tersentuh
Sering kali touchpad, atau sering disebut dengan istilah "mouse," yang terdapat pada laptop, tanpa sengaja tersentuh ketika sedang menulis. Alhasil, kursor pun berlarian kesana-kemari tanpa sepengetahuan. 

Nah, sebab ke-dua inilah yang akan HDku berikan solusi untuk mengatasinya.

TourhFreeze

TouchFreeze adalah sebuah software gratis (freeware) yang memiliki fungsi untuk menonaktifkan touchpad pada laptop ketika kita mulai menulis. Setelah touchpad dinonaktifkan, kursor tidak akan berlarian walaupun tidak sengaja tersentuh.

Untuk menggunakannya, silakan install TouchFreeze dan otomatis nanti akan aktif. Ketika TouchFreeze aktif, iconnya akan terlihat di system tray. Sangat mudah digunakan, tanpa perlu mengaturnya. Jika sudah tidak memerlukannya lagi, kita bisa menutupnya dengan cara klik kanan icon TouchFreeze pada system tray, kemudian pilih Exit.



Bagaimana? Mudah kan? Mau mencoba? Silakan download, kemudian install Touchfreeze!

Download TouchFreeze.


Credit: AskVG.

Mengatasi pesan error "There was a Problem Sending the Command to the Program"

Pesan error sering kita abaikan apa yang ada di dalamnya. Intinya ada sesuatu yang tidak berjalan dengan benar. Mulailah dari sekarang, kita  ubah hal tersebut. Pahami pesan error-nya, dan perbaiki!

Seperti halnya HDku, pasti kalian pernah "disapa" oleh pesan error "There Was a problem sending the command to the program.", kan? atau pesan error yang lainnya seperti "Windows cannot find the file. Make sure you typed the name correctly, and then try again." atau ada lagi seperti "Cannot find the file (or one of its components). Make sure the path and filename are correct and that all required libraries are available." Pada artikel kali ini, HDku akan membahas dan mencoba memberikan solusi terkait problem tersebut.

There was a Problem Sending the Command to the Program


Apa penyebabnya?
Sebenarnya mungkin tidak terlalu menarik apa penyebabnya, tetapi setidaknya kita tahu asal muasal atau akar dari permasalahan ini. Masih mau tahu apa penyebabnya? OK, silakan disimak baik-baik (hehe). Siapa tahu nanti malah bisa lebih paham, dan ketika mendapati pesan error yang lain, dapat mengatasi sendiri permasalahan tersebut.

Berdasarkan artikel dari Microsoft KB permasalahan ini terjadi karena sebuah fitur yang disebut Dynamic Data Exchange (DDE). DDE adalah tipe komunikasi protokol yang digunakan oleh Windows untuk membuka sejumlah tipe file (filetypes). Protokol ini untuk mengomunikasika antara sumber dan target program.

Mekanisme DDE tersebut digunakan untuk mencegah terbukanya program (instance-red) ketika program yang sama tengah terbuka/berjalan. Simple-nya, DDE membantu Windows dalam menjaga resources sehingga performa komputer pun tetap stabil.

Tuh, kan mbosenin. Yakin deh kalau banyak yang menguap kalau ini dijadikan materi pelajaran di sekolah. Hoamh.. Tidur dulu ah..

Eh, lanjut yah? Maaf.. hehe..

Solusi Permasalahan 
Bertele-tele banget ya? HDku hanya sekadar berbagi, solusi, juga informasi. Kaya peribahasa gitu deh.. hehe..

Lanjut...

Solusi Pertama
1. Buka salah satu program Microsoft Office (misalnya MS. Excel), kemudian klik File-Excel Options-Advanced.


2. Kemudian scroll ke bawah, beri tanda centang pada "Ignore other applications that use Dynamic Data Exchange (DDE)".
3. Setelah itu, tutup MS. Excel, lalu buka lagi. Masuk lagi ke Excel Options (cara seperti langkah sebelumnya), kemudian hilangkan tanda centang pada "Ignore other applications that use Dynamic Data Exchange (DDE)" tadi, kemudian tutup dan buka lagi MS. Excel.
The problem fixed.

Solusi Kedua
Jika solusi di atas tetap tidak menyelesaikan problem, coba cara berikut. Singkatnya, kita membuat agar tipe file tersebut dibuka dengan program MS. Office, tetapi melalui Open With.
1. Klik kanan pada file office (excel, word, ppt, dll) kemudian pilih "Open With".


2. Jika pada Windows 7 atau sebelumnya, klik pada pilihan Browse. Jika pada Windows 8 atau di atasnya, klik More Options, kemudian klik Look for another app on this PC.
3. Setelah itu, muncul kotak dialog Open With. Di sini, kita masuk ke folder C:\Program Files\Microsoft Office\Office... kemudian pilih file yang berekstensi .exe. WINWORD.EXE untuk MS. Word; EXCEL.EXE untuk MS. Excel; POWERPNT.EXE untuk MS. Powerpoint. kemudian klik Ok.

Pastikan pilihan Always use this application for this file type sudah dicentang.

4. Selesai. Harusnya sudah teratasi problemnya. :D

Solusi Ketiga
Kadang, problem seperti ini muncul karena Run as administrator pada aplikasi tersebut, telah diaktifkan. Dan hal ini seharusnya di-nonaktifkan.

Bagaimana cara menonaktifkannya? Lakukan langkah-langkah berikut.
1. Buka Start Menu (pada Windows 7), atau Start Screen (pada Windows 8 atau yang terbaru) kemudian cari shortcut aplikasi yang bermasalah tersebut (MS. Word, Excel, PowerPoint).
2. Setelah ketemu, klik kanan kemudian pilih Properties.
3. Kemudian muncul sebuah kotak dialog. Pada kotak dialog tersebut, klik Compatibility, kemudian hilangkan tanda centang pada pilihan Run this program as administrator.


4. Klik Ok. Selesai, dan seharusnya ini sudah mengatasi problem di atas.

Solusi Keempat
Atau kalau tidak mau ribet, silakan repair Microsoft Office dengan melakukan langkah-langkah berikut.
1. Buka Control Panel kemudian klik Programs and Features.
2. Klik Microsoft Office, kemudian pilih Change.
3. Setelah itu, klik Repair dan terakhir klik Continue.
Hal ini akan memperbaiki problem tersebut.

Credit: AskVG